Friday 13 December 2013

Ini yang ada diotakku

Ini yang ada diotakku
oleh Dandy Irwansyah

Namaku dandy irwansyah, diusia yang sudah 21 th ini aku mencoba belajar untuk menulis. Entah apa yang harus kutulis dalam permulaan ku ini. Setitik cahaya lampu tak kuinginkan tuk menyegarkan otakku. Mungkin sebatas kepulan asap yang terasa dirongga hidung kehidupan fana setiap orang,.

Tak dapat ku terlepas dari memori masa lalu seakan membawaku pada sebuah ikatan batin seorang pecandu mimpi lentera api gulita. Aku punya cita cita besar aku ingin menjadi pengusaha dagang sayur mentah dan jualan pisang goreng, mulanya ingin membuka kafe dipinggiran jalan dengan harga sebatas jangkaun anak sekolah, kalau mereka tak punya uang buat makan aku bisa memberikan utang , nanti nanti saja kalau ada rejeki baru bayar yang penting daganganku habis hari ini, dan besok bisa kita pikirkan lagi tuk hari yang tiada jemu dengan sandiwara hidupku.


Sekali lagi aku hanya pemula dalam menulis,, masih tetap bimbang dalam mencari kata kata formal, dan aku hanya punya tulisan yang tak bersyarat,, bebas mungkin yang pas untuk dibilang.

Bodoh , aku bukan orang bodoh dan pintar juga tidak, pasnya hanya seorang pemimpi yang tak pernah tau tujuan dan arahku kemana nantinya,. Setiap orang punya cerita masing masing dan ceritaku hanya sebatas kejarlah cita citaku setinggi bintang, kenapa tak setinggi pohon pinang, pohon kelapa, karna bintang tak disanggah dan bintang tak pernah jatuh sampai kapan pun.

Kataku langit ada ujungnya, laut ada dasarnya, batu ada kerasnya, air ada cairnya udara ada embunya, miskin ada kayanya, malam ada siangnya, kanan kiri, atas bawah, depan belakang, dan hati tiada yang tau karna setiap detik berubah dan aku masih tetap seorang pemimpi,

Mungkin lebih baik 10 tahun pengalaman daripada dibangku sekolah. Manusia tiada yang kekal, dan aku belum bisa beramal dengan baik tuk hari akhiratku pada tuhan nantinya.

Hari ini hari esok tiada yang kupunya selain malam disetiap hari hari yang kulalui dengan pemikiran radikal atau jenius atau gila. Yah gila mungkin yang pas tuk menggambarkan seorang seperti diriku.

Seringku mencoba hal hal baru tapi tak ada yang abadi karna aku bosenan orangnya. Aku suka dengan hujan dimalam hari, menurutku nyaman dengan rintihan hujan ditambah suara deru angin berhembus dan tambahannya suara jangkrik atau suara kodok bersahut sahutan mungkin kodok yang sedang minta kawin,, hahaha begitulah proses hidup.

Aku juga heran kenapa binatang bisa seperti manusia tapi manusia ada yang sepert binatang dan sekali lagi itulah sandiwara hidup, lebih enak memang dirumah sendiri dari pada diluar.

Berbicara tentang hidup, apa yang seharusnya kita cari. Kecil anak anak remaja dewasa kerja kawin punyak anak tua dan syukur syukur kalo dikasih bonus umur lebih dari 60 th. Dan setelah itu mati. Mati mati mati!!!!.

Aku suka dihutan, aku berkata akulah sih cacing,, aku suka memancing bermain catur, dan kopi . nyaman memang kalau dihutan . pernah ku lontarkan pertanyaan pada remaja yang kutemui dihutan . bias dibilang dia seorang pecinta alam ,pertanyaanku  “( mengapa anda suka hutan, apa yang anda cari disini. Dan dia remaja itu menjawab, disini tanahku dan aku sedang mencari inspirasi jati diriku yang sebenar benarnya )”.

Aku diam dan berfikir lagi aku sedang apa disini, aku hanya nyaman disini hutan. Well !! Cuma itu , aku merasa nyaman..

Seandainya bisa memilih bukannya aku tidak bersyukur, tapi aku lebih memilih menjadi burung yang punya sayap dan terbang kemana pun aku mau, yah terserah aku dong mau kemana.

Tq, Mr.D

November 2013

No comments:

Post a Comment